.:: Selamat datang di website Balai Arkeologi Sulawesi Selatan "Bersama kami menemukan peradaban" ::.

Gua Parewe

Gua Parewe berada di sebelah selatan gugusan gua Pabbujang-bujangangang. Secara administratif terletak di Kampung Turungan Kelurahan Bori Masunggu Kecamatan Labbakkang. Secara astronomis terletak pada titik S 04º 47’ 35” dan E 119º 31’ 05,6” dengan ketinggian 275 m dpl. Untuk menuju ke situs melewati tambak ikan yang jaraknya sekitar ±500 m dari jalan aspal. Mulut gua berada pada ketinggian 39 m dari kaki bukit. Untuk masuk ke gua tersebut melewati jalur yang terjal yang kemiringannnya hingga 80º sampai 90º. Di pelataran gua ditumbuhi pohon pisang, pohon jati dan dipenuhi semak blukar. Di kaki bukit tersebut di sekitar tambak  tersebar fragmen gerabah. gua ini memiliki 2 mulut gua yang menghadap ke timur. Mulut gua bagian kiri atas dengan ukuran lebar 7 m dan tinggi 3m, sedangkan mulut gua di sebelah kanan atas memiliki ukuran lebar 4 m dan tinggi 2,5 m.  Intensitas cahaya ke gua tersebut cukup baik, namun tidak terlihat adanya tetesan air di langit-langit gua.

Gua tersebut memiliki 2 ruangan. Ruang pertama memiliki ukuran tinggi 2,5 m dan lebar 4 m dan kedalaman 4 m. di permukaan lantai gua tersebut tersebut terkonsentrasi kerikil dan kerakal batu gamping. Di ruang kedua gua memiliki ukuran lebar 7 m, tinggi 8 m dan kedalaman 20 m. terdapat lorong-lorong sempit yang menurut informasi memiliki tembusan ke mulut gua sebelah barat gugusan. Permukaan lantai gua sebagian besar tampaknya telah runtuh. Terlihat dengan adanya patahan dari ornamen gua di lantai gua tersebut.

Di panel ruang kedua sebelah kiri gua terdapat 34 lukisan cap tangan yang menggunakan teknik semprot (negatif). Di antara lukisan cap tangan tersebut, terdapat 33 lukisan yang berwarna merah dan  1 lukisan berwarna hitam. Beberapa di antaranya juga memiliki jari yang runcing. 1 lukisan tangan yang tampak memiliki lengan. Kondisi lukisan sebagian mulai terkupas dan pudar.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas