.:: Selamat datang di website Balai Arkeologi Sulawesi Selatan "Bersama kami menemukan peradaban" ::.

Gua Ta boroe

Gua Ta’boroe berada di kelurahan Kala’birang Kecamatan Minasate’ne. Secara astronomis terletak pada titik S 04º 48’ 12,9” dan E 119º 36’ 51,9” dengan ketinggian 28 m dpl. Untuk menuju ke gua melewati jalan aspal dan area pertambangan. Mulut gua menghadap timur laut yang di dapannya terlihat aktivitas tambang Grases. Di pelataran gua ditumbuhi pohon mangga, jati dan semak blukar. Ukuran lebar mulut gua 54 m, kedalaman 27 m dan ketinggian 7 sampai 20 m. Terdapat lorong-lorong sempit di dalam gua yang di dalamnya berserakan tulang-tulang kalelawar. Di langit-langit gua masih terlihat adanya tetesan air dengan kondisi gua yang agak lembab. Intensitas cahaya ke gua relatif baik.   

Di dinding gua terlihat bekas pemboran tambang dengan kerakal batu gamping di lantai gua yang merupakan sisa-sisa hasil tambang. Di sekitar dinding tersebut juga terlihat adanya kumpulan cangkang moluska dan fragmen tulang yang tersemented.

Pada langit-langit gua ditemukan adanya 3 lukisan cap tangan. Lukisan tersebut tidak dapat di sentuh karena jaraknya dari permukaan lantai gua hingga 7 m 2 lukisan tangan yang tampak hanya bagian jari yang saling berhadapan. Lukisan tersebut berwarna merah dengan menggunakan teknik semprot. Di permukaan lantai gua ditemukan artefak batu dan fragmen tulang. Artefak batu yang ditemukan adalah 26 bila terdiri dari 13 chert dan 13 gamping, 13 serut terdiri dari 6 gamping dan 7 chert, 3 lancipan terdiri dari 2 gamping dan 1 chert, 3 batu inti terdiri dari 3 chert  dan 1 gamping, 1 mata tombak dari bahan chert, 34 tatal terdiri dari 18 chert dan 16 gamping dan 3 hammer dari batu pasir. Tulang dan rahan gigi binatang yang ditemukan adalah 27 fragmen. 

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas