.:: Selamat datang di website Balai Arkeologi Sulawesi Selatan "Bersama kami menemukan peradaban" ::.

Archaeological Partnerships Expose (APEx - 2016) (PAGELARAN KEMITRAAN ARKEOLOGI)

Archaeological Partnerships Expose (APEx - 2016) atau PAGELARAN KEMITRAAN ARKEOLOGI merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh Balai Arkeologi Sulawesi Selatan. Kegiatan  APEx - 2016 merupakan upaya pengembangan model “Kemah Arkeologi” yang sudah berlangsung satu dasawarsa, sejak tahun 2006. Inisiatif pengembangan APEx - 2016 merupakan upaya revitalisasi konsep pemasyarakatan hasil penelitian arkeologi dan tindak lanjut pertemuan beberapa tim arkeologi di Kabupaten Soppeng pada bulan April 2016 untuk penelitian dan pengembangan Kawasan Prasejarah WalennaE, terdiri dari: Balai Arkeologi Sulawesi Selatan, BPCB Sulawesi Selatan, Museum Manusia Purba Sangiran, BPCB Jawa Timur, Universitas Hasanuddin.

KegiatanAPEx - 2016 mempunyai 7 tujuan yang dilandasi semangat Nawacita dan 3 strategi pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai berikut:

  1. 1.     Membentuk pelaku serta memperkuat jaringan ekosistem arkeologi dan kebudayaan pada umumnya;
  2. 2.     Meningkatkan appresiasi dan sinergitas antar-sektor, antar-lembaga, pemerintah daerah, swasta serta masyarakat dalam membangun, melestarikan/merawat dan mendorong pemanfaatan sumberdaya arkeologi (cagar budaya);
  3. 3.     Memberdayakan dan meningkatkan kesadaran insan pendidikan dan kebudayaan akan pentingnya informasi arkeologi dan kebudayaan pada umumnya dalam memperkuat karakter dan jati diri bangsa;.
  4. 4.     Memasyarakatkan tanggung jawab yang dapat dilakukan ekosistem kebudayaan, khususnya masyarakat di lokasi situs melalui sosialisasi serta para pelajar sebagai anggota masyarakat melalui aktivitas pengenalan situs, pendidikan advokasi, dan tindakan nyata yang dapat membantu perkembangan penelitian dan pengembangan warisan situs;
  5. 5.     Meningkatkan mutu dan akses ekosistem pendidikan melalui publikasi informasi hasil penelitian arkeologi dan kebudayaan pada umumnya;
  6. 6.     Melaksanakan fungsi katalisator pembangunan kawasan cagar budaya untuk kepentingan pendidikan dan ekonomi kerakyatan (pariwisata) yang dapat berdampak pada pertumbuhan indeks pembangunan kebudayaan pada umumnya di daerah, khususnya Kabupaten Soppeng;
  7. 7.     Mengembangkan efektifitas kinerja lembaga melalui sinergitas tata-kelola kegiatan dan pelibatan publik berbasis riset.

 

Ketujuh tujuan di atas memiliki lima sasaran, yaitu: (1) mengatasi jarak sosial hasil penelitian arkeologi, khususnya masyarakat pedesaan yang jauh dari akses (2) menumbuhkan minat publik akan informasi arkeologi; (3) Mempromosikan dan mempercepat meluasnya informasi mengenai praktik baik dan inovatif dalam pemanfaatan informasi hasil penelitian arkeologi serta perawatan dan pengelolaan situs oleh publik; (4) Memperkenalkan aset-aset arkeologi unggul dari hasil penelitian yang dapat memperkuat kemandirian daerah dalam pengelolaan situs dan cagar budaya lainnya; (5) pengayaan ekosistem kebudayaan secara partisipatif dan sinergitas.

APEx - 2016 akandi laksanakan selama 4 hari (26—29 September 2016) di Kabupaten Soppeng, menggelar 9 kegiatan secara terpadu, terdiri dari:

  1. Apex Care: Pencanangan, MoU dan pemberian penghargaan
  2. Workshop
  3. Forum Ilmiah: (i) Seminar Nasional Hasil Penelitian Cabbengnge; (ii) diskusi Buku;
  4. Archaeologicalfolklore
  5. Duta Arkeologi
  6. Lomba dan Gelar event terkait
  7. Pameran
  8. Sosialisasi Cagar Budaya
  9. Rekreatif (Wisata situs dan Gelar Film Dokumenter Arkeologi)

 

APEx-2016 akan mengundang/melibatkan unit pemerintah terkait, LSM, swasta, dan masyarakat pada umumnya, untuk membentuk ekosistem dasar arkeologi di daerah secara gotong-royong.Pihak-pihak yang terlibat akan berbagi peran dilandasi satu pedoman kerja bersama dengan prinsip sinergitas, pemberdayaan, dan keberlanjutan.

APEx-2016membuka seluas-luasnya kesempatan semua instansi/lembaga/swasta untuk berperan-serta atau mengintegrasikan kegiatan yang bersifat menunjang kegiatan.Partisipan yang akan diundang dalam kaitan dengan kegiatan yang digelar oleh pihak-pihak mitra,antara lain: pelajar (SD, SMP, SMU) dari 7 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, mahasiswa, Dharma Wanita kabupaten/aparat desa dan kecamatan, akademisi/peneliti, praktisi pendidikan, praktisi pariwisata, Seniman, LSM, media, publishing house, swasta, serta masyarakat umum. Pihak-pihak yang akan berpartisipasi dapat menghubungi kontak person: Fakhri, S.S, (Telp. 0411-510490; Hp.082187135499).

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas