.:: Selamat datang di website Balai Arkeologi Sulawesi Selatan "Bersama kami menemukan peradaban" ::.

Tamu Siswa Di Balai Arkeologi Sulawesi Selatan

Selasa, 31 Januari 2017

Administrator

Umum

Dibaca: 442 kali

Makassar -  Balai Arkeologi Sulawesi Selatan kedatangan tamu istimewa siswa-siswi SMA Negeri 21 Makassar pada Hari Jumat (27/1/2017). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka implementasi kurikulum 2013 agar siswa lebih aktif menambah wawasan dan pengetahuan khususnya tentang sejarah budaya lokal, pendidikan karakter, dan kebangsaan. Siswa difasilitasi sekolah, dan didampingi guru mata pelajaran. Tamu siswa Balai Arkeologi Sulawesi Selatan terbuka bagi publik dan semua tingkatan sekolah (SD, SMP, SMA).

Dalam kunjungan tersebut, siswa-siswi dipandu agar mendapat insight identitas dan kebhinnekaaan. Siswa juga mendapat pemaparan materi tentang hasil penelitian Balai Arkeologi Sulawesi Selatan. Materi yang dipaparkan terutama tentang objek-objek arkeologi dari masa Prasejarah hingga masa Islam. Materi lain  tentang  sejarah perkembangan Kota Makassar dan bangunan-bangunan masa Kolonialnya. Setelah mendapat pemaparan tentang hasil penelitian arkeologi, siswa-siswi berkesempatan mengunjungi ruang display Balai Arkeologi dan melihat langsung benda-benda arkeologi yang telah berumur ribuan tahun. Selain melihat langsung benda-benda arkeologi di ruang display, siswa-siswi juga mengunjungi poster-poster yang menyajikan informasi tentang sejarah budaya Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

Menurut Bapak Munawar S.Pd., M.Pd selaku Guru Pendamping, kunjungan ini merupakan kunjungan gelombang pertama. Kegiatan ini akan melibatkan seluruh siswa SMA Negeri 21 Makassar yang telah dibagi dalam beberapa kelompok dan secara bergiliran akan mengunjungi Balai Arkeologi Sulawesi Selatan. Kunjungan pertama telah diikuti kurang lebih 100 siswa yang merupakan siswa Kelas IPA X dan XI. Akhir dari kegiatan ini, siswa-siswi diminta membuat laporan singkat hasil kunjungan untuk selanjutnya akan disampaikan dalam sebuah seminar kecil yang nantinya akan melibatkan Peneliti Balai Arkeologi Sulawesi Selatan sebagai narasumber sekaligus pembahas. (*Suryatman-Afdal).

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas