.:: Selamat datang di website Balai Arkeologi Sulawesi Selatan "Bersama kami menemukan peradaban" ::.

Bangunan Eropa (Museum Majene)

Bangunan Eropa yang dimaksud sekarang dijadikan sebagai Museum Daerah Majene yang terletak di Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae. Sangat disayangkan bahwa ketika dilakukan survei ke lokasi tersebut, GPS (Geogrhafical Posisioning System) yang digunakan untuk mengetahui titik koordinat keletakannya tidak menerima signal, sehingga belum diketahui titik koordinatnya secara tepat.

Bangunan Museum Daerah Majene tersebut secara fisik masih menampakkan ciri bangunan Eropa yang dibangun tahun 1900. Ketika terjadi perlawanan rakyat Mandar dengan pihak Belanda, di tempat tersebut masih dibangun tenda-tenda yang menampung para tentara Belanda yang terluka akibat peperangan. Atas inisiatif para para pejuang Mandar, maka di lokasi tersebut dibuat bangunan dengan koordinator raja Majene bernama Rammang Pettalolo. Ketika itu bangunan tersebut difungsikan sebagai rumah sakit (bahasa lokal = boyang to mange) yang menampung para korban peperangan dan masyarakat lainnya yang terserang penyakit. Sekitar tahun 1993 fungsi bangunan tersebut sebagai rumah sakit mulai ditinggalkan, sehingga tahun 1996 dijadikan Museum Daerah Majene. Ukuran bangunan yaitu panjang = 32 meter, lebar = 32 meter dan tinggi = 5 meter dengan kapasitas 10 ruangan. Keseluruhan bentuk dan letak ruangan masih merupakan bangunan asli atau dengan perkataan lain belum mengalami perubahan bentuk.           

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas