.:: Selamat datang di website Balai Arkeologi Sulawesi Selatan "Bersama kami menemukan peradaban" ::.

Situs Laiyya

Sabtu, 21 Mei 2016

Administrator

Islam

Dibaca: 319 kali

Situs ini terletak di Desa Tamanggalle Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar. Letak astronomisnya berada pada titik koordinat, S. 03°29’30,4” dan E. 119°03’20,7” dengan ketinggian 73 meter diatas permukaan laut, dan berada di puncak bukit Laiyya, di percaya sebagai tempat pertukaran orang-orang dari laut (pedagang luar Cina, Jawa, Bugis dll) dengan orang-orang dari gunung. Menurut informasi penduduk bahwa orang-orang Mandar di tempat ini menyediakan jahe yang di tukar dengan Keramik. Indikator arkeologi di situs ini berupa fragmen Keramik, Gerabah, Kerang, selain itu juga ditemukan sisa kehidupan prasejarah berupa Tatal Batu, bahan Beliung. Tampaknya situs ini pernah menjadi pemukiman masa lalu. Penggalian illegal di situs ini sangat marak mulai ada sejak tahun 70-an hingga sekarang. Menurut keterangan penduduk bahwa banyak sekali di temukan Keramik utuh di situs ini. Vegetasi yang tumbuh di lingkungan situs dominan pohon Jati,  Kelapa dan beberapa jenis tanaman jangka pendek (jagung, singkong dan bawang) yang diusahakan oleh penduduk sekitar.    

Sebaran fragmen keramik dan gerabah di situs ini cukup luas dan frekuensinya sangat padat. Khusus fragmen keramik berdasarkan atribut yang dimilikinya dapat dikenali berasal dari berbagai Dinasti dan Negara, seperti keramik dari Dinasti Yuan (abad XIII-XIV M), Ming (abad XV-XVI M), Vietnam (XIV M),  Ching (abad XVII-XVIII M) dan keramik Eropa (XVII-XIX M). Sementara temun gerabah diominasi fragmen gerabah polos dan sedikit gerabah yang memiliki hiasan. Dari bentuk tepian gerabah yang berhasil dikumpulkan, maka bentuk gerabah disitus terdiri dari: tempayan, periuk, tungku, mangkuk, dan lainlain. Jika berdasarkan sebaran dan frekuensi temuan keramik dan gerabah, memberi indikasi bahwa situs ini pernah menjadi pemukiman pada masa lalu.

Berita Terkait

Komentar via Facebook

Kembali ke atas